DENGAN nyaris tak seorang pun
yang tidak memiliki ponsel, lazim ditemui di dekat pintu atau di
bagian tiang masjid ditempel himbauan agar orang mematikan perangkat
itu bila masuk ke masjid. Tidak cukup sampai disitu, sebelum sholat
jamaah dimulai, pihak takmir bahkan perlu mengulang anjuran itu lewat
pengeras suara.
Sekali pun begitu, beberapa kali saya
dapati dalam sholat Jumat, suara ponsel maraung di saat sholat sedang
berlangsung. Dan dering itu makin terdengar nyaring dalam suasana
yang hening. Sebagai kambing hitam, tentu bisa saja dialamatkan
kepada penelepon yang tak tahu diri menelepon disaat shalat Jumat.
Tetapi, entah lupa atau apa (atau karena datang telat disaat iqomat
sudah lewat), sehingga tak mendengar himbauan takmir, seseorang itu
tak mematikan ponselnya. Efek dari itu, tentu saja, bukan hanya si
empunya ponsel yang bisa jadi kehilangan konsntrasi, jamaah semasjid
pun ikutan kurang khusyu'.
Itu yang sengaja. Lain lagi ceritanya
bila disengaja. Memangnya ada?