26 April 2013

Siaran Televisi Digital di Surabaya

SEPERTI sudah pernah saya tulis, di kota-kota besar, atau di wilayah-wilayah yang masih mempunyai 'jarak aman' yang memungkinkan sinyal dari menara pemancar dapat diterima dengan jelas di pesawat televisi kita, sinyal televisi digital mungkin hanya sedikit sekali terasakan keunggulannya. Namun begitu, kalau lebih diperhatikan, siaran televisi yang sudah digital memang lebih jelas, bebas bintik. Ini akan berbeda, misalnya, dengan wilayah yang secara coverage agak kurang sempurna, sehingga sinyal (analog) memberikan bonus 'semut' pada layar kaca. Hal ini, pada sistem digital tidak dikenal.

Dengan menggunanakan antena outdoor yang nangkring setinggi sekitar enam meter di sisi rumah, saya sudah mendapatkan sinyal digital dengan kualitas 90%-100%. Tetapi ketika saya mencoba menggunakan antena indoor yang saya pasang tepat di atas pesawat televisi, sinyal yang saya dapatkan hanyalah milik TransTV (termasuk di dalamnya Trans7 dan KompasTV yang memang memanfaatkan kanal yang sama). Itupun kualitas sinyalnya hanya di bawah 20%. Sinyal sekualitas itu gambar dan suara masih beningkah?

Inilah alat yang saya pakai untuk menangkap sinyal
digital pada televisi saya yang masih analog.
Barang ini, memang masih sulit didapat pada toko-toko
elektronika, tetapi kalau mau, Anda bisa mendapatkannya
DISINI
Inilah bedanya dengan sistem analog. Dengan hanya mendapatkan sinyal paling banter 20% itu,
tampilan gambar masih cling, masih bening. Namun, ketika kemudian sinyal turun menjadi di bawah 10%, kalau tidak gambar tiba-tiba lenyap, di layar akan berganti tulisan 'tidak ada sinyal', atau gambar menjadi statis, tidak bergerak sama sekali seperti ketika kita memutar DVD dan disc lagi macet.

Tentang di Surabaya ini saya belum bisa menangkap sinyal digital milik dari SCTV Network, ternyata juga diamini oleh posting beberapa teman blogger yang lain. Sebagai salah satu pemenang tender kanal digital di zona 7 (Jawa Timur), kemungkinan besar SCTV sedang melakukan install perangkat pemancar televisi digital DVB-T2.

Beberapa teman sempat bertanya di mana bisa mendapatkan perangkat set top box DVB-T2, mudah-mudahan Mas Zulhanif tidak keberatan kalau saya mengarahkan jawaban atas pertanyaan itu ke blog-nya. (Semoga jualannya laris-manis, Mas. Hehe...)

Sebagai pelengkap, saya akan muat kanal frekuensi yang sudah mengudara di Surabaya berikut nama stasiun televisi yang menggunakannya. 506 MHz (MetroTV, BBSTV dan sudah tersedia 10 saluran yang masih kosong di jalur ini.), 522 Mhz (TransTV, Trans7, KompasTV), 634 MHz (RCTI, MNCTV, GLOBALTV --masing-masing bersiaran di 2 saluran), 490 MHz (ANTV, TVOne), 586 Mhz (TVRI_3, TVRI_Nasional, TVRI_Surabaya --masih di sistem DVB-T1). *****

Note: catatan-catatan saya tentang televisi, telah saya buatkan  blog khusus. Anda bisa berkunjung ke www.sisitelevisi.wordpress.com

17 komentar:

  1. TV digital di surabaya apakah sekarang sudah ada yang HD (high definition) ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. SECARA tampilan, mungkin baru KompasTV yang sudah HD. Silakan Ongky berkunjung ke http://davenirvana1.wordpress.com/ untuk lebih jelasnya.

      Trims.

      Hapus
  2. Kang Edi....
    TV LED Samsung saya hanya bisa tangkap siaran Digital punya TVRI doang, yg katanya msh di DVB-T1.
    Pertanyaan saya : Apakah sofware TV Samsung saya bisa diupgrade ke DVB-T2 ?
    tks.
    Salam
    Wawang

    BalasHapus
    Balasan
    1. DETAIL secara teknis, jujur saja, saya kurang tahu. Hal itu, sepertinya sama dengan pertanyaan: apakah set top box DVB-T bisa di-upgrade menjadi DVB-T2.

      Oke, bagi pembaca yang mempunyai pengetahuan tentang hal ini, silakan ditanggapi. Trims.

      Hapus
    2. TIDAK BISA.
      http://skp.samsungcsportal.com/integrated/popup/FaqDetailPopup3.jsp?cdsite=id&seq=448586

      Hapus
    3. Terima kasih, Mas GG, atas tanggapannya.

      Hapus
  3. Makasih kang Edi buat List Channelnya, jadi bisa "maksain" cari manual nih, soale cuma pake antenna indoor, kalo otomatis dia ke-skip untuk 522MHz sama 490MHz-nya, tapi dicari manual dapet, jadi lengkap deh (lengkap untuk sementara soale SCTV katanya sih blm ada digitalnya di Surabaya), mudah2an Kominfo ngerilis daftar channel TV Digital yaa, paling nggak buat semua TV Nasional deh, biar kalo pindah2 kota kan bisa gampang nyari manualnya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih kembali atas komentarnya. Ohya, Mas Deny tinggalnya di daerah mana?

      Hapus
  4. kalau pake gadmecom di wilayah gresik masih 9 channel, tvone,antv,trans tv,trans 7,kompas tv, tvri nasional,tvri jatim,tvri hd

    BalasHapus
    Balasan
    1. Secara jarak, dari lokasi pemancar semua stasiun televisi di Surabaya ini yang terletak di Surabaya Barat, Gresik itu dekat sekali. Tentu siaran digital yang bisa ditangkap di kota pudak itu persis seperti yang diterima di Surabaya. Lha wong Lamongan yang lebih jauh saja juga sama kok.

      Jadi, kenapa hanya 9 yang diterima? Mungkin perlu dicari lagi. Misalnya, secara manual cari frekuensi 506 MHz. Di situ ada MetroTV + BBSTV. Juga, TVRI ada 4 sekarang (TVRI_3, TVRI_Nasional, TVRI_Surabaya dan TVRI_HD). Untuk 634 MHZ yang dihuni MNC grup, sudah beberapa waktu ini memang menghilang dari layar kaca.

      Hapus
  5. Ane Pake STB-Pollitron Di Wilayah Lamongan -Pantura Tepatnya Kok Cuma Nagkep 5 Chanel,ANTV,INDOSIAR,TV ONE,SCTV ,0 NET Mohon Bantuanya Gan

    BalasHapus
  6. Ane Pakek STB-Pollytron Wilyah Pantura Lamongan Kok Cuma 5 Chanel,sctv,indosiar,tv one,antv,o net

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lamongan tepatnya mana? Deket, Pucuk atau Babat, Paciran?

      Saya pernah menjajal di Karangbinangun, sama tuh yang diterima dengan di Surabaya. Ohya, Anda pakai antena merek apa dan ketinggiannya berapa?

      Hapus
    2. Paciran Gan - Antena PF Digital - Ketinggianya 10 mtr
      Ya Terpaksa Gan STB Gua Bungkus Aja Sambil Nunggu Info Lagi
      Trims Sebelomya

      Hapus
  7. saya pakai getmecom hd9 dengan antena indoor tapi saya pasang di atas atap rumah daerah wonokusumo wetan surabaya utara chanel yang tertangkap metro,trans,trans7,kompas,sctv,indosiar, o chanel,tvri sekitar 4chanel 1.apakah harus mengganti antena outdoor untuk mendapatkan chanel lainnya; rcti,mnctv,global,antv,tv one? 2.pemakaian stb kurang lebih 3 jam suhu stb lumayan hangat apakah ini normal? 3.pakai kabel rca penerimaan gambar lebih cling dan keluaran audio lebih kencang daripada pakai kabel hdmi. kok bisa gitu ya? matur suwun atas perhatiannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lebih bagus pakai antena outdoor. Lebih-lebih jarak pemancar ke tempat Anda termasuk lumayan jauh. Saya pakai Getmecom berjam-jam gak apa-apa tuh.

      Hapus
  8. Mana daftar kota di jatim yg sudah ada tv digitalnys???? Khususnya kab.Blitar tv digital apa saja per Mei2014?????

    BalasHapus