SUNGGUH agak terlambat saya belajar main affiliate. Ternyata sulit, paling tidak itu menurut saya.
Iya sih, bikin videonya singkat, durasi palingan cuma 3o detik. Tetapi saat saya mengajukan diri untuk diterima sebagai affliator, sehingga berhak mendapatkan komisi dari barang yang saya tawarkan, ada aja dramanya.
Berkali-kali usahanya. Mulai dari melengkapi persyaratan yang ditentukan oleh si Shopee. Kartu Identitas, NPWP, norek bank, ternyata prosesnya gak gampang. Karena?
Gara-gara daftar Shopee Affiliate ini saya jadi tahu kalau nomor NPWP saya di rekening bank masih pakai nomor lama. Belum pakai nomor NIK. Itu saya tahunya dari pemberitahuan alasan kenapa pengajuan saya di Shopee ditolak. Maka, saya menyempatkan ke kantor bank dimana dulu saya buka rekening.
Dilayani customer service yang ramah sebagaimana mestinya pegawai bank, proses itu terjadi --karena pas di jam 10.00 pagi-- kami yang ada di bank plat merah itu diminta berdiri. Sikap sempurna; bersama menyanyikan Indonesia Raya.
Setelah bait terakhir hiduplah Indonesia Raya..., dan saya duduk lagi di depan mbak CS, saya utarakan maksud saya. "Maaf, mbak. Untuk nomor NPWP saya yang terdaftar di bank, belum pakai NIK. Jadi saya ingin memperbaharui, agar sinkron".
" Baik, Pak. Saya cek sebentar nggih", kata mbak CS setelah menerima buku rekening dan KTP saya. "O iya Pak. Ini masih pakai nomor lama. Maaf, kalau boleh tahu, dulu buka rekening di sini nggih? "
"Iya, mbak"
"Ngapunten, Pak. Sekarang kami disini hanya bisa cek, untuk mengubah data Bapak harus ke kantor bank kami Rungkut Asri".
Yo wislah. Saya kurang tertarik bertanya kenapa di kantor sini cuma bisa cek data tetapi tidak bisa mengubah, saya langsung cus ke Rungkut Asri, dan antre... Karena barengan dengan seorang ibu yang komplain masalah rada berat, sepertinya saya akan butuh waktu agak lama lagi.
Bagaimana lagi, karena CS-nya cuma satu, saya mesti sabar. Lumayanlah, nunggunya hampir setengah jam. Ataukah memang dari dulu sudah begitu, menunggu itu bikin jemu. Sebentar jadi terasa lama...
Akhirnya datang juga giliran saya. To the point, saya sampaikan maksud saya. CS-nya cantik, dan tentu saja ramah.
"O, jadi kalau NPWP gak sinkron komisi gak bisa masuk ya pak?" tanya mbak CS sambil tangannya lincah menari di keyboard komputer. "Maaf, kalau boleh tahu, di Shopee Affiliate, Bapak nawarin barang apa saja?"
"Macam-macam, Mbak. Yang kira-kira lagi dibutuhkan orang..."
"Semangat ya pak, semoga sukses."
Saya aminkan doanya. Masih juga saya tambah ucapan terimakasih karena proses sinkronisasi NIK dan NPWP di buku rekening saya selesai dengan cepat.
Kenapa saya agak ngebet ingin segera beres persyaratan affiliate Shopee ini? Ya agar komisi yang sudah masuk bisa cair. Agak exited juga sih. Kapan hari baru bikin akun Shopee affiliate, sudah ada barang yang laku, sudah dapat komisi. Gak banyak sih, tetapi namanya juga komisi pertama, rasanya gimana gitu. Perasaan yang kurang lebih sama saat dulu pertama dapat cuan dari AdSense channel Youtube.
"Biasa itu, kalau akun baru biasanya memang gitu. Lama-lama seret juga seperti punyaku," ujar seorang teman yang sudah tahunan main affiliate.
Betulkah demikian? Entahlah. Saya kan baru bulan kemarin main affiliate.****